![]() |
| Langit senja (sumber: canva.com) |
Rin,
kau turun lagi
singgahi sudut bumi
dengan titik halus
yang tak dapat kukalkulasi.
Rin,
entah berapa kali kau dimaki.
Mereka bilang, senja kau bunuhi.
Tak ada jingga yang diekspektasi
sore ini.
Rin,
kutahu, datangmu terlimitasi
hanya sekejap.
Masih ada peluang esok,
untuk mereka membidik senja.
Sedang aku, tak bisa.
Tak pernah kutahu, seelok apa
cakrawala bersolek garis-garis senja.
Let. Simanjuntak, 01 Oktober 2018
kau turun lagi
singgahi sudut bumi
dengan titik halus
yang tak dapat kukalkulasi.
Rin,
entah berapa kali kau dimaki.
Mereka bilang, senja kau bunuhi.
Tak ada jingga yang diekspektasi
sore ini.
Rin,
kutahu, datangmu terlimitasi
hanya sekejap.
Masih ada peluang esok,
untuk mereka membidik senja.
Sedang aku, tak bisa.
Tak pernah kutahu, seelok apa
cakrawala bersolek garis-garis senja.
Let. Simanjuntak, 01 Oktober 2018
Share This :


0 comments