BLANTERWISDOM101

Menyelisik Malam Menyingsing Fajar

Februari 12, 2018
Gambar ilustrasi (sumber: canva.com)

Perlahan, senja lenyap tak bekaskan cahaya
Hanya remang-remang membungkus sepi
Temani  gelap menggulita

Ku cari langit
Berharap dapat membius sunyi
Barangkali, disana kan kudapati
Sesosok rembulan diantara kerlipan bintang

Dan…
Ah, aku salah!!
Tak kutemukan pun mereka di sana
Hanya awan-hitam-pekat.

Ah, asaku takkan memutus
Malam pekat ini kan terus ku selisik
Hingga fajar dapat ku singsing

Dan, ya!
Embunpun datang hampiriku
Mengenalkanku dengan pagi
Membawaku bertemu sosok sang mentari
Sangat indah, habiskan hari  dengannya  
berwajah berseri-seri

Aku tahu,
Mentariku ini, kelak jua kan pergi
Senja kan bawaku lagi pada sunyi

Tapi, aku juga tahu
Bahwa fajar tengah menungguku di peraduan sana
Menanti bersama embun
Membawaku kembali  temui  mentari
Lagi dan lagi


Let. Simanjuntak, 174801012018
Share This :
Opin Grasela

A learner who has a high interest in education, mathematics, technology, entrepreneurship, and art.

0 comments